SALAM BERKAH.. Berhasil karena syariah.
Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah karena Training OIP perdana ini dapat berjalan dengan baik. Walaupun OIP Training ini merupakan training perdana, akan tetapi antusiasme peserta sangat tinggi. Hal ini terlihat dari banyaknya peserta yang mengikuti training ini. Semangat dan antusiasme yang tinggi, adalah kata-kata yang tepat untuk menggambarkan bagaimana para peserta OIP Training I ini mengikuti training dari awal hingga akhir selama 2 hari yang bertempat di Hotel Bumi WIyata Depok.
OIP Training I ini diikuti oleh berbagai macam latar belakang, dari mahasiswi, karyawan, pengusaha, kontraktor, developer bahkan tidak ketinggalan pula direktur-direktur perusahaan.
Salah satu hal yang menarik dari training ini adalah pengalaman Bpk. Muzayyin, M. Arif yang biasa disapa dengan bpk. Arif, beliau mengatakan bahwa sebulan yang lalu sebelum training, ketika umrah ke tanah suci mekah, dalam doa-nya beliau mengatakan akan terjun ke bisnis property walaupun belum memiliki pengalaman. Ternyata keinginan beliau dijawab dengan adanya informasi OIP Training dari salah seorang rekannya.
Tanpa keraguan sedikitpun akhirnya Bpk. Arif mendaftarkan dirinya pada OIP Training ini kendati masih berada di China dan belum mengenal sedikitpun tentang Pak Nasrullah. Bahkan, satu hari sebelum training beliau masih sempat terbang ke Makassar, tiba di Depok pada jum’at malam dan sabtu pagi mengikuti training.
Berikut komentar dari sebagian peserta :
Acara ini sangat menarik, sangat berguna bagi siapa saja yang ingin membebaskan kehidupannya dari semua kesulita-kesulitan kehidupannya.. Dengan seminar ini saya mendapatkan hal-hal yang baru yang akan membantu saya mencapai lebih jauh lagi dalam pencapaian kebebasan kauangan di dalam hidup saya – Riffandy , Jakarta Timur
Ini adalah training pertama yang saya rasakan luar biasa.. ini adalah bongkar rahasia sebuah perusahaan dan saya belum pernah ketemu ada orang yang mau membagi ilmunya dan apa-apa yang dia punya ke sesama muslim – Marno Dastrinto, Depok
Saya yakin sekali bahwa ini adalah karunia Allah swt untuk saya hadir ditempat seperti ini dan menjadi momentum yang sangat tepat untuk kemudian saya bisa mewujudkan impian saya menjadi milyarder muslim – Muzayyin, M. Arif, Jakarta Pusat
Disinilah saya menemukan pelatihan yang benar-benar islami, saya menemukan yang saya cari selama ini, bahwa pelatihan ini mencerahkan saya secara keyakinan, keikhlasan… karena selama ini pelatihan diluar selalu menekankan kaya tapi caranya yang kurang baik – Aris Permana, Depok
kalau mau tau bagaimana bisnis properti yan benar anda datang kesini saja, karena disini orangnya sangat kompeten sekali dan beliau ini sangat peduli dengan kita – Dudi Satrya
berikut foto-foto selama training berlangsung :

Nantikan OIP Training dan Seminar Series selanjutnya. untuk informasi dapat menghubungi : Ikhlash – 0815 1934 3870 / 021-92030115 email : orchid.training@yahoo.co.id
JADI KAYA RAYA DAN FINANCIAL FREEDOM SECARA ISLAM
Digali dari kemapanan ekonomi sahabat Rasulullah SAW
Assalamu ‘alaikum wr wb,
Ba’da tahmid was sholawat
Salam Berkah…
Kebebasan Finansial (Financial Freedom) sedang banyak dibicarakan akhir-akhir ini. Inti dari kebebasan finansial adalah adanya jaminan pendapatan yang kontinyu (passive income) dan jaminan finansial di hari tua. Dari terminologinya dan dari ide ini bermula, terkesan istilah ini seperti baru muncul pada belakangan ini, tapi sesungguhnya, Financial Freedom secara hakiki dan prakteknya bahkan sudah dilakukan para sahabat Rasulullah SAW 1400 tahun yang lalu.
“Ah, terang saja, kan para sahabat adalah manusia yang tidak bergantung pada uang karena mereka adalah orang yang zuhud!” mungkin itu yang terbersit dalam pikiran sebagian dari kita. Tapi yang ingin saya sampaikan adalah “FAKTA” bahwa para sahabat telah mengalami Financial Freedom dengan definisinya seperti yang juga dipahami saat ini.
Dalam sejarah tercatat, Umar bin Khattab RA ketika wafat meninggalkan ladang pertanian sebanyak 70.000 ladang, yang rata-rata harga ladangnya sebesar Rp 160 juta (perkiraan konversi ke dalam rupiah). Itu berarti, Umar meninggalkan warisan sebanyak Rp 11,2 Triliun. Setiap tahun, rata-rata ladang pertanian saat itu menghasilkan Rp 40 juta, berarti Umar mendapatkan penghasilan Rp 2,8 Triliun setiap tahun, atau 233 Miliar sebulan!!!. (Fikih Ekonomi Umar bin Al-Khattab ra, penerbit Khalifa, hal. 47 & 99)
Wow, luar biasa…
Belum lagi para sahabat yang lainnya, seperti Abdurrahman bin ‘Auf, Utsman bin Affan dan sahabat yang lain yang telah meraih Financial Freedom….
“Ah, itu kan dulu, manusia masih sedikit, dan kesempatan masih banyak. Kalau masa sekarang??, persaingan makin hebat, ladang pertanian pun hasilnya tidak memuaskan, karena praktek monopoli dan ekonomi kapitalis…, apalagi sekarang sedang krisis global” Mungkin hal ini juga yang ada dalam pikiran sebagian dari kita.
Sekarang saya ingin mengajak Anda, melihat secara melingkar dan hilangkan sejenak semua persepsi negatif dan mari berfikir positif. Mari kita yakinkan kembali diri kita dengan pertanyaan-pertanyaan berikut : Bukankah Allah Maha Kaya? Setujukah Anda bahwa Eksplorasi bumi ini belum maksimal digali? Bukankah masih banyak rahasia Allah yang masih belum terbuka? Bukankah Allah menurunkan rizqinya pasti sesuai dengan jumlah penduduk dan selalu berada pada timbangan keadilan?
Oke…
Berarti, keyakinan saya atas rizqi Allah adalah sama seperti Anda semua, Allah telah menetapkan rizqinya kepada siapa yang dikehendaki. Dan setiap zaman punya caranya sendiri dalam menghasilkan rizqi dan menghadapi kesulitannya. Dalam hal ini, saya setuju dengan kalimatnya Tung Desem Waringin, “Dunia berubah, cara cari uang pun berubah”….
Untuk itu mari kita berupaya untuk “Open Minded” dan “Think Out of The Box”, kita terus belajar dan menyesuaikan diri dengan kondisi zaman. Contohnya (ini saya kutip dari TDW lagi), pemutar kaset pita dikembangkan 100 tahun, tapi ketika ada cakram CD, hanya 4 tahun, bisnis pemutar kaset pita hilang ditelan zaman. Kalau kita tidak belajar dan membaca zaman, kita hanya bisa meratap dan menyalahkan diri sendiri serta zaman yang makin berat (penuh persaingan)….
Lalu, pertanyaannya ?
Bagaimana caranya Financial Freedom di masa sekarang? Dengan cara halal dan berkah? Bukan dengan manipulasi dan cara ribawi? Tidak dengan maisir dan gharar?
Perkenankan saya untuk sharing (Tanpa bermaksud mendahului Allah dan tetap menjaga keikhlasan). Bahwa -Insya Allah- sekarang ini saya berada pada kondisi Financial Freedom.
Kenapa demikian? Kenapa saya begitu yakin ? Sekali lagi saya ingin berbagi pengalaman dengan Anda.
Beberapa poin yang membuat saya yakin adalah:
1. Pengetahuan saya tentang properti
2. Brand Properti yang telah saya buat, dan
3. Properti yang telah saya miliki
Wah, semuanya tentang properti? Ya, karena sejarah telah membuktikan bahwa para sahabat pun sebenarnya telah meraih Financial Freedom dari Properti (baca: Ladang Pertanian). Dengan menyesuaikan pada kondisi sekarang, dan ilmu-ilmu serta pengalaman yang saya kuasai, saya kemudian mempraktekkan kembali kesuksesan para sahabat Rasul SAW tersebut hingga akhirnya saya berhasil meraih Financial Freedom hanya dalam waktu 2,5 tahun saja. Dan, di tahun ini, pada umur 30 tahun, saya sudah pensiun. Alhamdulillah…
Kemudian, Apa rahasianya ?
Sekali lagi, rahasianya adalah Properti!
Banyak properti yang saya beli, tanpa modal, tanpa uang saya sendiri.
Bagaimana praktiknya ?
Beberapa yang akan saya share adalah sbb:
1. Ada sebuah rumah yang saya beli di tahun 2008. Luas Bangunan 1.400m2, Luas Tanah 850m2. Harga pasarannya Rp 3 Miliar (pasaran tanah sekitar Rp 1,5jt/m2 dan bangunan 1,25jt/m2). Hanya krn pemiliknya butuh uang, diapun menjualnya seharga 1,6 Miliar (berarti saya sudah untung 1,4 M di awal). Kemudian, Saya ajukan ke bank syariah, pada waktu itu ada 2 bank yang menyetujuinya, bank pertama 2,9 M dan bank ke dua 1,84 M. Tetapi Saya ambil yang kedua, mengapa? karena syaratnya lebih ringan. Akad kredit pun dilaksanakan dan akhirnya bank yang bayar properti saya (Sayapun untung lagi Rp 240 Juta kan?). Pada saat itu sang pemilik setuju saya bayar 1 M dulu, tiga bulan kemudian saya lunasi yang 600juta-nya untuk saya putar di usaha saya, (tentunya saya untung lagi, karena dapat modal usaha Rp 600 Juta).
Lalu, ada yang bertanya. Kan ke bank nya harus nyicil? Ya, rumah itu kini sudah ada cashflow Rp 11 juta per bulan dari kost-kostan, tapi belum semua. Kalau dioptimalkan saya hitung-hitung, bisa dapat penghasilan rata-rata Rp 35 juta. Cicilan ke bank Rp 28 juta (jadi tiap bulan saya untung 7 juta bukan?).
KESIMPULANNYA : Saya dapat beli rumah itu tanpa uang (kemudian bahkan dapat modal), dan cicilannya pun tidak perlu saya khawatirkan karena sudah ada cash flownya.
Untungnya apa cuma segitu? Eit, tunggu dulu…. Tiap tahun rata-rata properti di Indonesia naik 16 persen. Berarti tiap tahun saya nambah tabungannya sebesar Rp 480 juta (16% dikalikan 3M), sangat berkah Alhamdulillah, dengan satu properti ini saja, saya sudah meraih Financial Freedom….
Masih ada lagi properti-nya?
2. Saya beli lagi sebidang tanah, luas tanahnya 6500 m2. Harga pasaran Rp 2,5 M. (Lagi-lagi) karena pemiliknya butuh uang, diapun menjual tanah tersebut seharga 1,5 M (bisa dihitung khan? saya untung di saat beli, 1 M). Kalau yang ini saya pakai modal Rp 500 juta, modal ini saya dapat dari perputaran usaha dan dalam 1,5 bulan sudah balik lagi dari penjualan tanah itu dalam bentuk dikavling-kavling. Saya ajukan ke bank syariah, ternyata diappraise Rp 4 M, dan bank menyetujui kredit saya sebesar Rp 3 Miliar atas jaminan tanah itu. (Ini strategi saya dapat modal dari properti)
Masih ada lagi !
3. Rumah dan kantor yang sekarang saya tempati juga saya dapat dengan strategi itu. Dan “puluhan” properti lain yang sudah saya akuisisi dan beli tanpa uang dari kocek saya sendiri…. Dan ini membuat saya menjadi developer dengan brand sendiri, “The Orchid Realty”. Tahun ini The Orchid dijuluki sebagai “The First Islamic Property Developer in Indonesia”.
Wow….Sangat berkah, Alhamdulillah.
Saya sebenarnya malu (dan terus beristighfar) menceritakan ini semuanya kepada Anda, karena hanya Allah Yang Maha Kaya, dan dalam sekejap pun Dia bisa mengambil ini semua bahkan tanpa peringatan sedikitpun. Dalam hal ini saya hanya mencoba membaca zaman, ini zamannya “KEMASAN dan PROMOSI”, bahkan untuk ilmu yang penting (baca: Rahasia Properti) seperti ini saja, harus dikelola dengan cara yang profesional.
Dalam lubuk hati yang paling dalam, saya ingin berbagi ilmu tersebut kepada Anda semua, saya akan buka semua tips dan triksnya. Kebahagiaan bagi saya ketika melihat kaum Muslimin bisa berjaya secara ekonomi. Ilmu ini bisa diterapkan oleh siapa saja; pengusaha, karyawan, ibu rumah tangga, bahkan pengangguran sekalipun.
Sharing ilmu ini akan dikemas dalam bentuk training dua hari. Training ini Sebenarnya “free” tanpa biaya, tapi harus ada seleksi, siapa yang benar-benar ingin belajar dan ingin bebas dari kungkungan kesulitan keuangan yang menjerat. Dengan biaya investasi, Anda akan sungguh-sungguh belajar dan saya pastikan, jika Anda praktekkan keseluruhan tips dan triksnya, investasi itu akan kembali dalam waktu yang singkat.
Ada dua hal yang menjadi penghambat menuju Financial Freedom, yang pertama adalah “mental blocking” dan yang kedua “know how”-nya. Saya akan buka semuanya dan membimbing Anda menjadi seorang Muslim tangguh yang akan mendapatkan kebebasan finansial.
Saya tertegun dengan Hadits Rasulullah SAW, “Berilah makan, sebarkan salam, shalatlah di waktu malam saat manusia lain tertidur, dan masuklah Syurga dengan kedamaian” (Al-Hadits). Jadi prioritas utama dalam hidup ini adalah selamatkan perut dari kecemasan, lalu Islam akan mudah masuk ke dalam hati, dan kita mendapatkan Financial Freedom di dunia, juga Nobel Freedom (Kebebasan Mulia) di akhirat.
Kerisauan saya yang terbesar sekarang adalah –sungguh- keuangan telah menjadi “Tuhan” yang menjauhkan kita dari Tuhan yang sebenarnya. Dengan FINANCIAL FREEDOM IN THE ISLAMIC WAY, saya ingin mengajak kita semua kembali kepada Tuhan yang telah menciptakan rizqi ini hanya untuk menyembah dan beribadah kepada-Nya.
Salam BERKAH….!!! BERhasil….. Karena….. SyariAH….
Wassalam,
Nasrullah
Direktur Utama dan Pemilik
The Orchid Realty
Nasrullah034@yahoo.com
http://www.orchid-realty.com
oiptraining.wordpress.com
orchid.training@yahoo.co.id
NB:
Kepada Bapak/Ibu yang berminat ikut training ini dapat menghubungi “imgr8 management” (CP: ikhlash) di 021-92030115/081519343870 OIP Training I (pertama) akan dilaksanakan pada tanggal 8 – 9 November 2008 di Hotel Bumi Wiyata, Depok.
Kepada seluruh konsumen “The Orchid Realty”, terimakasih atas kepercayaannya kepada kami, atas segala kekurangan, kami memohon maaf dan kami terus berbenah, memperbaiki diri dalam melayani Anda. Pelatihan yang saya lakukan adalah sarana saya untuk menyebarkan ilmu dan berbagi kepada sebanyak mungkin umat, karena kerisauan saya atas dikuasainya aset-aset properti oleh kaum yang tidak menyembah Allah. Bumi ini milik Allah, dia hanya akan baik jika dikelola oleh mereka yang tunduk dan sujud kepada-Nya saja. Dia akan rusak jika dikelola dengan kerakusan dan ketamakan manusia. Mohon ridho dan restu bapak/ibu semua.
Kepada seluruh karyawan Orchid yang membaca email ini, ada niatan bagi saya membuat Anda semua juga Financial Freedom, bukan hanya dari gaji yang diterima tiap bulan, tapi itu adalah asset dasar yang akan membuat kita semua Financial Freedom. Nantikan pelatihan bertahap untuk karyawan.
Kepada para investor yang telah mempercayakan dananya kepada Orchid, terimakasih atas kepercayaannya kepada kami, ke depan Orchid akan lebih berkembang lagi, insya Allah. Momentum kebangkitan bisnis syariah ini saya manfaatkan untuk menyebarkan ide tentang bisnis syariah (termasuk dengan pelatihan ini). Semakin banyak pendukungnya, semakin besar aliran dana rizqi dari Allah kepada mereka yang komitmen kepada ekonomi syariah.
1. KAYA RAYA BERMAKNA. Banyak orang menginginkan menjadi kaya raya, namun tidak semua orang menjadi bahagia karena kekayaannya. Training ini akan membawa anda tidak hanya kepada Kekayaan, akan tetapi juga hidup bahagia dan bermakna.
2. BISNIS TANPA MODAL. Banyak orang yang bingung memulai bisnis karena tidak ada modal. Percaya atau tidak, dalam training ini, anda akan dapat memulai bisnis ataupun menjalankannya tanpa modal.
3. 14 RAHASIA. Anda akan mempelajari dan mengetahui 14 RAHASIA bisnis properti yang tidak anda dapatkan pada pelatihan lain.
4. DISKON KHUSUS. Investasi normal yang kami tawarkan kepada anda untuk mengikuti pelatihan ini adalah sebesar Rp. 7.450.000,00, Namun, saat ini kami menawarkan diskon khusus kepada anda, menjadi Rp. 4.950.000,00, Tidak hanya itu, jika anda mendaftarkan diri anda sebelum 01 November 2008, anda hanya akan membayar Rp. 4.500.000,00
5. PESERTA TERBATAS. Kami hanya mengadakan training ini dengan jumlah peserta yang terbatas. Hal ini kami lakukan agar training berjalan dengan efektif. Daftarkan diri anda segera, atau silahkan menunggu sampai orang lain lebih dulu menjadi kaya dibandingkan anda.
6. GRATIS. Kenapa kami katakan gratis, karena kami memberikan jaminan kepada anda 100% uang kembali apabila anda tidak berhasil menerapkan ilmu yang anda dapatkan pada training ini. Lebih dari itu, anda akan mengetahui dahsyatnya bisnis properti dan menjadikan properti sebagai mesin ATM anda yang bekerja untuk tanpa henti.
7. BERKAH. Jika anda belum berminat mengikuti training ini, silahkan beritahukan kepada teman anda, karena teman anda akan menjadi kaya, hidup bahagia dan bermakna karena informasi yang anda berikan. Sehingga keberkahan juga turun kepada anda yang memberikan informasi ini kepada teman anda.
Kebanyak orang merasa mereka tidak mampu mencapai sesuatu hanya karena mereka sangat meyakini keterbatasan sumber daya, yang seharusnya keterbatasan itu belum tervisualkan. Kebanyakan dari mereka juga merasa percaya bahwa mereka tidak memiliki kemampuan, keahlian khusus, mental, “keberuntungan”, kreativitas, modal, kekuatan finansial, bakat dan lain sebagainya.
Sadar atau tidak, diakui atau tidak, suka atau tidak, kalimat-kalimat seperti ini seringkali melintas di pikiran kita bahkan tanpa kita sadari, rencanakan bahkan kita inginkan sekalipun. “kalau saja saya punya modal yang cukup, maka saya dapat membuka usaha”, “kalau saja orang tua saya baik, pintar dan kaya pasti saya pasti bisa menjadi orang sukses”, “Jika saya memiliki waktu yang lebih banyak, maka saya dapat menimba ilmu dan meningkatkan taraf hidup saya”.
Tapi, kebanyakan orang mengatakan bahwa mereka kekurangan uang sebagai penyebab nomor satu sehingga mereka kehilangan kesempatan dan waktu dalam bertindak. Anda harus mengakui bahwa bisnis besar seperti Honda, Sony Corp dan Apple, mereka memulai usaha dari nol, bahkan hanya dengan modal dengkul.
Anda mungkin saja dapat berkilah, mereka khan cerdas, mereka khan tinggal di negara maju, mereka khan memiliki koneksi dan fasilitas, dan lain sebagainya. Mungkin kita bisa membayangkan bahwa mereka memulai ketika negara Jepang dan Amerika dengan kondisi di tahun 1990-an. Lalu, apakah seberapa jauh berbeda negara kita saat ini dengan negara Jepang dan Amerika ketika itu, ketika Soichiro Honda memulai bisnis Honda dengan membuka sebuah bengkel sepeda, ketika Steve Jobs memulai Apple-nya dari garasi rumahnya, ketika Bill Gates memulai microsoftnya dari rumahnya dan lain sebagainya.
Allah menciptakan manusia dengan “hardware” dan kondisi yang sama, memiliki organ tubuh yang sama, memilii sistem syaraf dan susunan neurologi yang sama. Kita memiliki 1000 miliar sel saraf di dalam otak kita, dimana setiap sel mampu memproses informasi dengan kecepatan lebih cepat daripada komputer keluaran terbaru sekalipun. Jika anda menemukan perbedaan, seperti warna kulit, warna bola mata, warna rambut, ukuran tubuh dan lain sebagainya, maka itu adalah rahmat Allah agar manusia saling mengenal satu sama lain untuk kemudian saling melengkapi.
Lalu, sebenarnya apa yang membuat kita terkungkung dalam keterbatasan dan kesuksesan diri kita sendiri, jawaban itu ada dalam diri kita sendiri. Adam Khoo dalam bukunya Master Mind Design Your Destiny mengungkapkan bahwa hubungan neuron adalah kunci pola pikiran dan perilaku kita. Selanjutnya ia menjelaskan, jika semua orang memiliki sumber daya internal yang kuat, mengapa hanya beberapa orang yang dapat memperoleh hasil luar biasa? Mengapa hanya segelintir orang di dalam setiap masyarakat yang mampu membangkitkan ide-ide cemerlang, tetap fokus dan termotivasi, bertindak dengan konsisten dan membuahkan hasil dengan tingkat kesuksesan yang kita hanya dapat mengaguminya? Perbedaannya terletak pada cara kita menggunakan otak kita.
Pikiran, perilaku, kemampuan dan keahlian anda tidak ditentukan oleh jumlah sel otak yang anda miliki, tetapi lebih pada bagaimana neuron-neuron anda saling berhubungan. Kita semua memiliki hubungan neuron yang berbeda, dan itulah sebabnya mengapa kita berbeda dalam berpikir dan berperilaku. (… bersambung)
Dalam waktu yang sangat singkat, dengan tanpa modal, Nasrullah berhasil membangun bisnis properti, The Orchid Realty, menjadi developer yang disegani dan dijuluki oleh Metro TV sebagai “The First Islamic Property Developer in Indonesia”. Tidak kurang dari 550 unit rumah, dari 9 proyek town house ditanganinya hanya dalam waktu 2,5 tahun.
Berawal dari tekadnya meninggikan Izzah kaum Muslimin melalui jihad Maal (harta), kini saatnya berbagi ilmu dan merasakan kebahagiaan melihat orang lain juga ikut berhasil dengan jalan yang sudah sukses dilaluinya. Melalui Training Properti OIP, Nasrullah ingin menularkan kesuksesannya kepada semua orang, baik pengusaha, karyawan, ibu rumah tangga, bahkan pengangguran.
SELAMAT DATANG DI DUNIA INVESTASI PROPERTI YANG SANGAT MENJANJIKAN
Dalam training ini, anda akan mempelajari :
- RAHASIA kekuatan keyakinan
- RAHASIA menjadi kaya melalui properti tanpa modal
- RAHASIA menilai properti dengan tepat
- RAHASIA tetap menjadi karyawan, tapi kaya melalui properti
- RAHASIA mendapatkan modal tanpa batas lewat properti
- RAHASIA membuat properti menjadi MESIN ATM anda
- RAHASIA beli properti malah dapat bisnis
- RAHASIA menggabungkan bisnis dengan properti
- RAHASIA menilai kredit anda menurut bank
- RAHASIA menjadikan Bank Syariah sebagai mitra strategis anda
- RAHASIA membuat rumah bekerja untuk anda
- RAHASIA memiliki peternakan properti
- RAHASIA menjadi developer sukses
- RAHASIA menjadi Muslim kaya raya bermakna
Garansi 100% uang kembali apabila ilmu yang didapat tidak berhasil diterapkan
Bayangkan anda memiliki setumpuk uang untuk diinvestasikan. Tidak jadi masalah apakah anda mempunyai Rp. 500.000,-, Rp. 10.000.000,-, Rp. 100.000.000,- atau Rp. 10.000.000.000,- karena prinsip yang sama berlaku dalam setiap kasus. Anggaplah anda mempunyai Rp. 100.000.000,- tunai yang akan diinvestasikan. Anggaplah juga anda sedang mempertimbangkan untuk menginvestasikan dana anda di bursa saham atau di properti. Akhirnya, untuk memudahkan, kita abaikan semua biaya dan komisi broker.
Saya akan mengajukan empat pertanyaan.
Saham senilai berapa rupiah yang dapat anda beli dengan uang tunai 100.000.000 ?
Bagi kebanyakan orang, kalau anda mempunyai Rp. 100.000.000,- tunai yang dapat diinvestasikan di bursa saham, anda bisa membeli saham senilai tepat Rp. 100.000.000,-. Marilah kita bandingkan dengan investasi di real estat.
Properti senilai berapa rupiah yang dapat anda beli dengan uang tunai Rp. 100.000.000,- ?
Jelas, anda bisa membeli properti senilai Rp. 100.000.000,-. Namun, anda juga bisa membeli properti senilai Rp. 200.000.000,-, dengan mengambil kredit sebanyak 50% dari harga beli properti itu. Anda juga bisa membeli properti senilai Rp. 300.000.000,- dengan mengambil kredit 66%. Bahkan anda bisa membeli properti senilai Rp. 1.000.000.000,- dengan mengambil kredit 90%.
Gagasan membeli properti senilai Rp. 1.000.000.000,- (selanjutnya ditulis: 1 milliar) dengan uang tunai hanya Rp. 100.000.000,- (selanjutnya ditulis: seratus juta) berada jauh diluar zona kenyamanan anda, dan dalam wilayah ketakutan pikiran anda. Angka 1 milliar mungkin sedikit menakutkan, apalagi bila anda memikirkan kalau anda mempunyai hutang Rp. 900.000.000,-, bagaimana anda akan membayar bunganya? Mengingat dengan nominal 12% pertahun bunga itu akan sebesar Rp. 120.000.000,- pertahun, yang mungkin lebih besar dari pada penghasilan anda saat ini.
Jawabannya adalah kalau anda membeli properti senilai 1 milliar dengan uang tunai seratus juta rupiah anda akan mempunyai aset senilai 1 milliar yang akan memberikan penghasilan sewa untuk anda. Kalau anda membelinya dengan bijaksana, sewa akan lebih cukup untuk menutupi pengeluaran anda.
Keunggulan leverage ini nyata, kalau harga saham dan properti naik sebesar, katakanlah 10%, saham anda akan naik menjadi Rp. 110.000.000,- (dengan keuntungan Rp. 10.000.000,-) yang berarti anda sudah menghasilkan laba 10% dari modal yang diinvestasikan. Properti anda juga naik dari 1 milliar menjadi Rp. 1.100.000.000,- (dengan keuntungan Rp. 100.000.000,-) dari modal yang diinvestasikan. (…bersambung)
Dikutip dari Real Estate Riches, Dolf De Roos, PH.D
Apa kelebihan OIP training, apakah sama saja dengan training-training kebebasan finansial lainnya..? jawabannya tidak. Mengapa? Karena training kebebasan finansial OIP adalah training yang tidak hanya menjawab permasalahan keuangan dan bisnis anda dan menjadikan anda seorang yang kaya melalui properti, namun juga terdapat nilai-nilai (value) moral dan spiritual. Bukan berarti training ini bermaksud “menggurui” anda, namun dalam nilai-nilai (value) spiritual tersebut terdapat korelasi yang sangat erat dengan dunia bisnis dan kekayaan.
Dalam training ini, OIP memiliki rumus kekayaan yang berdasarkan pada konstanta (invisible hand) atau kuasa dari yang Maha Kuasa, yang berkorelasi dengan spiritualisme dan usaha manusia. Menghubungkan antara nilai-nilai spiritual seperti yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW dengan usaha dan bisnis manusia.
Training yang ditawarkan ini tidak hanya bertujuan untuk mencapai kebebasan finansial, tapi juga menyelami kehidupan kaya raya yang penuh makna.
Mungkin tidak banyak yang mengetahui sosok seorang Nasrullah. Bagi kami, karyawan The Orchid Realty, sosok Nasrullah bukanlah seorang pengusaha biasa. Di tahun 2008, ia baru berumur 30 tahun ketika bisnis properti developer yang dijalankannya bernilai ratusan milyar. Dalam waktu 2,5 tahun ia telah mengembangkan 9 proyek perumahan dengan jumlah rumah dijual mencapai lebih dari 550 unit dengan jumlah karyawan tetap mencapai lebih dari 30 orang dan telah mempekerjakan ratusan orang dibidang konstruksi.
Bagi kami, P’ Nas (panggilan akrabnya) yang juga alumni esq professional 61 bukan sekedar direktur utama tetapi juga tokoh spiritual, ia berprofesi sebagai pengusaha dan juga sebagai mubaligh. Nilai-nilai spiritual yang dipegang teguh menjadikannya sebagai seorang yang kami katakan, sukses dunia akhirat. Tidak heran jika dalam perusahaannya tercermin misi yang mengandung nilai-nilai spiritual. Diantaranya adalah mengembangkan perumahan yang berkarakter muslim sebagai penciptaan peradaban Islam yang madani serta menjadi perusahaan yang aktif dalam menyumbangkan buah fikiran, gagasan maupun sumbangan materiil demi perkembangan umat Islam.
Oleh karenanya, seluruh aktivitas The Orchid Realty tercermin dalam kata ORCHID yang merupakan singkatan dari ORganization of Cyber Housing and Islamic Development. Nilai-nilai spiritual The Orchid Realty terlihat jelas ketika mengembangkan proyek perumahan The Orchid Residence yang berjumlah 137 unit (Tahap 1). Ketika itu, P’ Nas sendiri sebagai pimpinan proyeknya, dari bisnis planner, arsitek, legal, sampai kepada pemasaran. Tanah yang diketahui memiliki sertifikat yang banyak dan rumit tersebut tidak menghalanginya untuk menciptakan sebuah karya, karya yang bernilai ke-Ilahian. Bahkan, Ibu Ismi selaku notaris telah menyarankan P’Nas untuk menyatukan seluruh sertifikat dan kemudian dipecah menjadi kavling, dengan tujuan untuk mempermudah pembuatan sertifikat serta tata letak ruangan.
Namun, P’ Nas mengambil keputusan yang berlainan, ia menginginkan sertifikat tersebut dibuat apa adanya. Hal ini menyebabkan ia harus bekerja keras untuk membuat site plan The Orchid Residence. Alhasil, lahirlah site plan The Orchid Residence yang paling efisien yang berlokasi di Jl Dahlia, Beji, Depok. Pada komplek perumahan tersebut, salah satu kavlingnya ada yang terdiri dari 2 sertifikat dan bahkan 3 sertifikat yang digabungkan menjadi 1 sertifikat.
Subhanallah, Maha Besar Allah yang mengilhami sukma keburukan dan ketakwaan. Ia Maha Kuasa atas segala sesuatunya. Ia-lah Allah yang Maha Pencipta (Al Khaaliq), Maha Pengendali (Al Qaabidh), Maha Meninggikan (Ar Raafi’), Maha Pemberi Petunjuk (Al Haadii) dan Maha Berkuasa (Al Muqtadir). Setelah site plan dan design rumah selesai, kemudian penjualan The Orchid Residence berjalan selama kurang lebih satu bulan, seorang konsumen mengirimkan sms langsung kepada P’ Nas dan memberitahukan bahwa site plan The Orchid Residence yang dibuatkan terlihat membentuk kalimat Allah dan Muhammad.
Wallahu ‘alam, Allah Maha Mengetahui dan Merencanakan atas segala sesuatunya. Nilai-nilai spiritualisme yang dipegang oleh P’ Nas dengan teguh secara tidak langsung tercermin di dalam karyanya. Sesungguhnya itulah hakikat manusia terhadap Sang Penciptanya, yang senantiasa ingin dekat dan menuju kepada Sang Khalik, yang sesungguhnya, apapun yang dilakukan oleh manusia pada dasarnya menginginkan kehadiran Allah yang memiliki Asmaul Husna.
The Orchid Realty dibangun oleh Pimpinannya, Nasrullah, S.Si. Sepulangnya dari Malaysia sebagai Asisten Peneliti di Universiti Teknologi Malaysia (UTM), Nasrullah memulai bisnisnya di bidang properti dengan memulai membuka penyediaan bahan bangunan berupa keramik dan sanitair pada tahun 2004. Usahanya diberi nama toko “Ilham Keramik” di Beji, Depok. Usaha keramik inilah yang membawanya kepada bisnis besar The Orchid Realty
Berikut portofolio The Orchid Realty :
- 2006 – The Orchid Town House
- 2007 – Griya Rahmani 1
- 2007 – The Orchid Residence
- 2008 – Cyber Orchid Town House
- 2008 – Griya Rahmani 2
- 2008 – Griya Rahmani 3
- 2008 – The Orchid Green Village
- 2008 – The Orchid Regency
- 2008 – The Orchid Town House 2
9 hal tentang The Orchid Realty :
-
Nasrullah memulai bisnis properti The Orchid Realty pada tahun 2006 ketika SBI sebesar 12,75
-
Proyek perumahan kedua The Orchid Realty, yaitu perumahan Griya Rahmani dengan jumlah 37 unit terjual hanya dalam waktu 1 bulan.
-
Sampai dengan September 2008, The Orchid Realty baru berusia 2,5 tahun dengan jumlah perumahan yang sudah dikembangkan sebanyak 9 perumahan dengan jumlah rumah terjual lebih dari 550 unit.
-
The Orchid Residence mencatatkan penjualan 30 unit rumah dengan omzet kurang lebih 8 miliar rupiah hanya dalam 2 hari.
-
The Orchid Residence mencatat penjualan sebanyak 50 rumah selama 3 (tiga) bulan
-
Dalam waktu 1 tahun, proyek perumahan The Orchid Realty meningkat lebih dari 800%, yaitu pada tahun 2006 – 2007
-
Pada tahun berikutnya (2008), Target Proyek The Orchid Realty mengalami peningkatan sebesar 300% dari tahun sebelumnya (2007).
-
Pada tahun 2008, hanya dalam waktu 6 bulan, The Orchid Realty sudah mencapai target sebesar 83% dari 100% targetnya.
-
The Orchid Realty merupakan “The First Islamic Property Developer in Indonesia” versi Metro TV









